Sabtu, 11 April 2009

Nurul Arifin sukses "mendulang" suara

JAKARTA, KOMPAS.com — Perolehan suara para artis dalam Pemilihan Umum Legislatif 2009 ini memang terlihat tidak terlalu signifikan. Tak banyak artis yang berhasil menuai suara besar, meski mereka terbilang tenar.

Dari perolehan suara sementara yang dirilis Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2009, pukul 15.24, terlihat memang ada artis yang sukses mengumpulkan suara, tapi lebih banyak yang terbilang biasa-biasa saja.

Bintang film seksi di era 1980-an, Nurul Arifin, menjadi salah satu di antara sedikit artis yang sukses mendulang suara. Di dapil Jabar 7, Nurul berhasil mendapatkan suara signifikan sebanyak 949 suara.

Kesuksesan Nurul ini pun lebih luar biasa jika melihat pada data perolehan suara yang menggambarkan bahwa Partai Golkar yang diusungnya kalah jauh dalam perolehan suara dibanding Partai Demokrat. Namun toh, perolehan suara Nurul tetap lebih unggul dibanding caleg-caleg lainnya.

Sementara seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Rieke Dyah Pitaloka, yang terakhir sukses memerankan tokoh Oneng dalam serial Bajaj Bajuri, pun tetap sukses dalam pengumpulan suaranya. Caleg PDI-P dari dapil Jabar 2 ini berhasil unggul, padahal Partai Demokrat yang merajai perolehan suara di dapilnya.

Lebih "wah" lagi, "Oneng" untuk sementara berhasil mengungguli salah satu ikon PDI-P, Taufik Kiemas, yang tak lain adalah suami dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Rieke sejauh ini sudah mendapat 427 suara.

Namun, selebihnya di daerah lain caleg-caleg artis sepertinya tak sesukses Rieke dan Nurul. Bintang film asal Betawi yang menjadi caleg PAN, Mandra dari dapil DKI Jakarta 1, caleg Gerindra Rachel Maryam dari dapil Jabar 2, caleg PDI-P Dedy "Miing" Gumilar dari dapil Banten 1, serta caleg PDI-P Sonny Tulung dari dapil Sultra 1 tidak memperoleh suara yang terlalu signifikan.

Sementara untuk suara keseluruhan, perolehan suara sementara pada pukul 15.48 menunjukkan, Demokrat masih unggul, diikuti PDI-P dan Golkar yang perolehan suaranya berbeda tipis.

Tidak ada komentar:

Koalisi Putaran II : JK - WIN & Mega-Pro

JK-Win dan Mega-Bowo Gabung di Putaran II
(Dari kiri - kanan) Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, dan Ketua Pembina Partai Gerindra Prabowo Subiakto memberikan keterangan bersama di Kantor DPP Partai Hanura, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/5). Sebanyak 11 partai melakukan penandatangan kesepakatan koalisi dalam parlemen untuk periode 2009-2014.

Sabtu, 16 Mei 2009 | 10:25 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com —

Calon wakil presiden dari Partai Hanura Wiranto menegaskan, pada putaran kedua pilpres nanti koalisi besar akan bergabung sehingga siapa pun yang kalah, baik pasangan Jusuf Kalla-Wiranto atau pasangan Megawati- Prabowo, akan saling mendukung dan melengkapi.

Hal itu diungkapkan Wiranto sebelum dimulainya acara Silaturahmi Tim Kampanye Nasional Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto di sebuah hotel di Jakarta, Sabtu (16/5) pagi ini.

"Memang dalam koalisi besar disepakati pada putaran pertama akan ada dua pasangan dari koalisi besar. Nanti pada putaran kedua, jika salah atu pasangan itu kalah, pasangan yang kalah itu akan menggabungkan diri dengan pasangan capres-cawapres yang menang dari koalisi besar," ujar Wiranto.

Menurut Wiranto, meskipun saat ini ada tiga pasangan yang maju ke pertarungan pilpres, yaitu pasangan Jusuf Kalla Wiranto (JK-Win), Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY Berbudi), dan Megawati- Prabowo (Mega-Bowo), pasangan JK-Win dan Mega-Bowo akan saling mendukung dan berkomunikasi.

Tamu Blogs

Tentang Saya

Foto saya
Kalodran - Serang, BANTEN
Blog ini hanya berisi rekaman artikel dari berbagai sumber...dan yang paling penting Blog ini bersifat terbuka untuk semua golongan, teramasuk golongan JIN...

bekerja untuk beribadah