Minggu, 14 November 2010
Menebar Hikmah Qurban
Jumat, 29 Oktober 2010
Refleksi Sumpah Pemuda : Menyoal Fungsi dan Peran Pemuda Banten
Tanggal 28 Oktober, selalu menjadi momentum yang sangat heroic bagi pemuda, 28 oktober kerap dijadikan momentum untuk merefleksikan fungsi dan peran pemuda dalam kontek kekinian yang semakin kompleks, meminjam istilah Asri Anas (2008), momentum hari Sumpah Pemuda, yang dimaknai pula sebagai momentum Kebangkitan Nasional, memberi pesan kuat kepada kita, bahwa sesungguhnya pemuda adalah pilar kebangkitan dan kemajuan bangsa. Hal ini tidaklah berlebihan, mengingat cacatan sejarah bangsa yang tidak bisa dilepaskan dari peran pemuda dalam kebangkitannya sebagai bangsa berdaulat.
Minggu, 24 Oktober 2010
Penyebab Kemiskinan
Minggu, 10 Oktober 2010
STRATEGI PENBANGUNAN EKONOMI DAERAH MENUJU PERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN
Minggu, 03 Oktober 2010
Menyoal Ketenagakerjaan
Kondisi di negara berkembang pada umumnya memiliki tingkat pengangguran yang jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini terjadi karena ukuran sektor informal masih cukup besar sebagai salah satu lapangan nafkah bagi tenaga kerja tidak terdidik. Sektor informal tersebut dianggap sebagai katup pengaman bagi pengangguran.
Kamis, 09 September 2010
Selamat Idul Fitri 1431 H
Rabu, 18 Agustus 2010
Menyoal Budaya Korupsi : Budaya hedonis atau permisif
Jakarta - Montinola dan Jackman (2002) dalam karyanya yang berjudul Sources of Corruption: A cross-country study, mengatakan bahwa budaya korupsi merupakan norma-norma sosial yang menekankan pada pemberian hadiah (berupa suap), dan semangat kepatuhan terhadap keluarga dan kroni-kroninya. Atau mereka menyebutnya dengan sebutan clan daripada terhadap aturan atau undang-undang. Norma-norma dan tingkah laku koruptif sebagaimana dikatakan oleh Banfield (1958), dan Wraith dan Simkins (1963) bisa menyebabkan ekonomi collapse (berbahaya), dan dari sudut pandang politik merupakan tindakan yang bukan hanya tidak etis akan tetapi juga tidak bermoral.
Maraknya kasus korupsi di Indonesia yang menimpa para pejabat publik baik pada level eksekutif, legislatif, maupun yudikatif menunjukkan bahwa budaya korupsi telah mengakar begitu kuat. Akar masalah korupsi saat ini disinyalir bukan lagi pada masalah sistem. Akan tetapi pada masalah mental/ moral masyarakat yang mempersepsi korupsi merupakan masalah wajar (lumrah).
Rusaknya mental masyarakat ini pada gilirannya berkontribusi terhadap sikap pejabat yang menjadikan kejahatan korupsi sebagai alternatif untuk memperkaya diri. Tak pelak pelaku korupsi tidak pernah jera dengan sanksi yang diberikan. Ketidakjeraan koruptor terhadap sanksi ini dalam derajat tertentu membuat publik geram yang kemudian berujung pada wacana untuk menghukum koruptor dengan hukuman mati dan atau memiskinkan mereka dengan menyita hartanya.
Rabu, 04 Agustus 2010
Dosen Magang Unpad 2010 : Beri Cinta pada Tanah mu
Duduk dari kiri : Ethic Palupi (Yogyakarta), Endang Suciati ( Jombang), Levi Tinasari (Blitar), Lidya Suhana ( Bukittinggi) Evie Muslicha ( Surabaya ), Aries Chandra Anandhita ( Surabaya). Berdiri dari Kiri; Achmad Rozi El Eroy ( Cilegon), Yudea (Balikpapan), Isnanto (Yogyakarta) dan Antonius Catur S ( Surabaya)
Selasa, 13 Juli 2010
Kajian tentang Semangat Kerja
Rabu, 07 Juli 2010
Gaya Kepemimpinan Perempuan Bagi Efektivitas Organisasi
1. Pendahuluan
Kepemimpinan sering didefinisikan sebagai proses membuat orang lain terinspirasi untuk bekerja keras dalam menyelenggarakan tugas-tugas penting (Schermerhorn, 1999). Tetapi pengertian tersebut sering dikaitkan dengan dasar-dasar bagi kepemimpinan yang efektif, yakni mendasarkannya pada cara seorang pemimpin atau manajer menggunakan power untuk mempengaruhi perilaku orang lain. Power merupakan kemampuan untuk mempengaruhi orang-orang lain melakukan sesuatu seperti yang diinginkan oleh seseorang yang menghendakinya (Kanter, 1979). Karena itulah seringkali kepemimpinan atau leadership didefiniskan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi kelompok untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (Robbins, 1998). Dalam tulisan ini kepemimpinan lebih difokuskan pada kepemimpinan manajerial dalam organisasi.
PEMILUKADA, UNTUK SIAPA?
Dalam perspektif demokrasi prosedural, sistem pemilihan kepala daerah (Pemilukada) merupakan sebuah inovasi yang bermakna dalam proses konsolidasi demokrasi di aras lokal. Demokrasi adalah satu “tarikan nafas”, yang ditentukan “oleh” rakyat, berasal “dari” rakyat dan akhirnya dikembalikan “untuk” rakyat. Tetapi ada sebagian orang bilang bahwa desentralisasi itu hanya urusan elite-elite daerah. Orang-orang di luar itu kelihatan tidak terlalu butuh. Rakyat kelihatannya tidak butuh desentralisasi dan demokrasi. Yang dibutuhkan rakyat adalah kemakmuran dan kesejahteraan. Untuk apa desentralisasi dibicarakan kalau rakyat miskin? Apa salahnya sentralisasi bila rakyat bisa makmur?
Kemiskinan di Banten harus segera di Akhiri
Minggu, 02 Mei 2010
Rabu, 28 April 2010
Tanda Allah SWT Menyapa....
"Lalu, ke manapun kamu menghadap, maka di situlah 'wajah' Allah." (QS Al-Baqarah: 115). Allah ada di manapun manusia berada, namun manusia sering kali lupa dan tidak mampu merasakan kehadirannya serta tidak bisa melihat tanda-tanda kekuasaannya yang terdapat di seluruh alam semesta.
Allah SWT menyapa manusia melalui media ayat-ayat alam semesta ( kauniyyah) dan ayat-ayat Alquran (qauliyyah ). Agar manusia menyadari sapaan Allah, manusia yang melihat ayat-ayat tersebut harus memahami fungsi alam semesta sekaligus mampu mengelaborasikannya dengan Alquran.
Sabtu, 24 April 2010
Menjadi Istri kedua, Sebagai Suatu Pilihan ….

Oleh; Nurtjahjadi
(sumber; Kompasiana)
Ada tendensi, kecenderungan, bahwa sebagian wanita masa kini memilih untuk hidup sebagai istri kedua. Hal ini bukan saja dilakukan oleh wanita yang kurang mampu secara ekonomi, tetapi juga dilakukan oleh wanita karir. Demikian topik obrolan saya dengan Datuk Nazri Yahya, salah seorang kompasianers di Hotel Empress Sepang.
Setiap hari, rata-rata orang Malaysia mengawini satu wanita dari Sumatera, Indonesia. Kalau sudah jodoh, mau apa lagi, katanya…Kalau sudah melihat bahwa wanita Indonesia itu baik hati, rajin, taat beribadah, mungkin cantik jugalah sedikit hehehe…maka lelaki Malaysia terus meminangnya pergi ke Indonesia, kawin di Indonesia dan jadilah wanita itu sebagai istri keduanya.
Jumat, 23 April 2010
"Air Susu Ibu" Sembuhkan Jerawat?
NEWYORK, KOMPAS.com — Para ilmuwan di Amerika Serikat belum lama ini menemukan sejenis zat yang terkandung dalam air susu ibu yang memiliki potensi besar mengatasi problem jerawat.
Zat alami ini bernama asam laurik (lauric acid), yang kadarnya dalam air susu ibu (ASI) mencapai sekitar 45-50 persen. Dikenal sebagai zat antibakteri, asam laurik juga ditemukan dalam minyak kelapa murni atau VCO.
Penemu zat ini, Dissaya Pornpattananangkul, seorang peneliti bioengineering dari Universitas of California, menyatakan, asam laurik dapat menyelamatkan jutaan remaja di dunia. Zat ini bakal menjadi harapan baru dalam pengobatan jerawat karena sifatnya alami dan aman.
Lewat risetnya, Dissaya membuktikan bahwa pengobatan menggunakan krim wajah yang mengandung zat ini tidak menimbulkan efek samping. Tak seperti halnya pengobatan lain saat ini yang dapat menyebabkan kulit kemerahan, kepanasan, dan terbakar.
Salah satu kelebihan penemuan Dissaya adalah mengombinasikan asam laurik dengan "gold nanoparticles". Partikel-partikel nano inilah yang membuat asam laurik tidak saling melekat ketika diproses berbentuk krim dan kemudian dapat berpisah dengan cepat ketika dioleskan pada kulit.
"Partikel nano juga dapat membantu liposom menentukan bakteri penyebab jerawat berdasarkan kondisi kulit, termasuk pH (keasaman)," ujarnya.
Bersama timnya, Dissata berencana melakukan pengujian krim kulit ini pada manusia. Sejauh ini mereka telah berhasil memenuhi sejumlah syarat untuk memperoleh izin pengujian karena produk ini dibuat dari bahan alami dan telah termasuk dalam daftar aman
Selasa, 20 April 2010
Menjadi Pemimpin yang Besar?

Oleh : Achmad Rozi El Eroy
Kepemimpinan adalah mengkomunikasikan nilai dan potensi orang secara jelas, sehingga mereka dapat melihat hal itu dalam diri mereka. Perhatian utama yaitu pada kata-kata nilai dan potensi. Orang harus punya perasaan bahwa diri mereka bernilai/berharga, bahwa nilai tersebut merupakan hal yang tak terpisahkan dari mereka, yang sama sekali tidak ada hubungan dengan hasil perbandingan antara diri mereka dengan orang lain, dan mereka berhak mendapat kasih sayang tanpa syarat, tanpa memandang perilaku dan kinerja mereka. Saat kita mengkomunikasikan potensi orang dan membuat mereka merasa berharga secara ekstrinstik (misalnya, dengan membandingkan diri dengan orang lain di bawah mereka) adalah dasar yang buruk, dan potensi mereka tidak akan pernah bisa optimal
My Link
Koalisi Putaran II : JK - WIN & Mega-Pro
Calon wakil presiden dari Partai Hanura Wiranto menegaskan, pada putaran kedua pilpres nanti koalisi besar akan bergabung sehingga siapa pun yang kalah, baik pasangan Jusuf Kalla-Wiranto atau pasangan Megawati- Prabowo, akan saling mendukung dan melengkapi.
Hal itu diungkapkan Wiranto sebelum dimulainya acara Silaturahmi Tim Kampanye Nasional Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto di sebuah hotel di Jakarta, Sabtu (16/5) pagi ini.
"Memang dalam koalisi besar disepakati pada putaran pertama akan ada dua pasangan dari koalisi besar. Nanti pada putaran kedua, jika salah atu pasangan itu kalah, pasangan yang kalah itu akan menggabungkan diri dengan pasangan capres-cawapres yang menang dari koalisi besar," ujar Wiranto.
Menurut Wiranto, meskipun saat ini ada tiga pasangan yang maju ke pertarungan pilpres, yaitu pasangan Jusuf Kalla Wiranto (JK-Win), Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY Berbudi), dan Megawati- Prabowo (Mega-Bowo), pasangan JK-Win dan Mega-Bowo akan saling mendukung dan berkomunikasi.
Tamu Blogs
Tentang Saya
- My Blogs
- Kalodran - Serang, BANTEN
- Blog ini hanya berisi rekaman artikel dari berbagai sumber...dan yang paling penting Blog ini bersifat terbuka untuk semua golongan, teramasuk golongan JIN...
bekerja untuk beribadah




